Sambas-Mitrapolisi.id
Menanggapi pemberitaan di sejumlah media massa terkait pernyataan Rudi Kurniawan dari LSM Laskar Anti Korupsi Sawerigading Republik Indonesia (LAKS-RI) mengenai kerusakan struktur Jembatan Bailey di Jalan Ramayadi, Desa Jawai Laut, Kecamatan Jawai Selatan, pihak redaksi melakukan konfirmasi langsung kepada pelaksana proyek dan instansi terkait.
Proyek pembangunan Jembatan Bailey anggaran tahun 2025 tersebut mendapat sorotan terkait munculnya retakan pada bagian dinding penahan tebing oprit.
Saat dikonfirmasi, pihak pelaksana dari CV Hijran menyatakan komitmen dan tanggung jawab penuh atas kondisi fisik bangunan tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa pekerjaan pembangunan jembatan saat ini masih dalam masa pemeliharaan, sehingga perbaikan menjadi kewajiban penuh pelaksana.
”Kami tetap bertanggung jawab atas kondisi fisik bangunan penahan tebing oprit yang terlihat retak. Kerusakan ini langsung kami tangani karena proyek ini masih sepenuhnya berada dalam masa pemeliharaan,” ujar pihak CV Hijran.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sambas melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Fadli, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menjelaskan bahwa temuan serta masukan dari masyarakat maupun LSM tetap menjadi bahan evaluasi pihak dinas.
Fadli mengonstruksikan bahwa timnya telah melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk memastikan penyebab retakan dan mempertegas agar pelaksana segera melakukan tindakan perbaikan.
”Dari hasil peninjauan kami di lapangan, bagian oprit mengalami penurunan akibat proses pemadatan struktur penimbunan tanah. Penurunan ini menyebabkan tekanan pada dinding penahan oprit sehingga timbul retakan,” jelas Fadli.
Ia menambahkan, sebelumnya retakan sempat terjadi di empat sisi dinding tebing penahan, namun seluruhnya telah selesai diperbaiki oleh pelaksana. Dalam perkembangannya, terjadi kembali penurunan pada satu sisi dari empat sisi penahan yang ada.
”Saat ini kondisi di tiga sisi penahan tebing oprit sudah aman dan kokoh. Sedangkan untuk satu sisi yang kembali mengalami retak, saat ini sudah ditangani dan diperbaiki kembali oleh pihak pelaksana,” pungkasnya.
02*
