Kebobrokan Damkar Kota Padangsidimpuan Akibat Diduga Lalai Jalankan Tugas: Dipertanyakan Saat Rumah Hangus Terbakar Hingga Jasad Warga Menjadi Tengkorak!

Kebobrokan Damkar Kota Padangsidimpuan Akibat Diduga Lalai Jalankan Tugas: Dipertanyakan Saat Rumah Hangus Terbakar Hingga Jasad Warga Menjadi Tengkorak!

Spread the love

Padangsidimpuan-Sumut//mitrapolisi.id
Kesedihan sekaligus kemarahan melanda warga Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara. pukul 02.00 Wib dini hari jum’at (25/09/2026), tepatnya di belakang SMP Negeri 1Padangsidimpuan, rumah milik warga bernama Rahmad dilalap si jago merah hingga hangus rata dengan tanah. Tak hanya bangunan, jasad yang berada di dalamnya pun ikut terbakar hingga menjadi tengkorak.

Kobaran api berkobar sangat cepat. Tanpa pertolongan yang memadai sejak awal, warga terpaksa bahu-membahu turun ke jalan, membawa peralatan seadanya, berjuang sendirian menahan ganasnya api. Namun perjuangan warga terasa sia-sia karena pertolongan dari Dinas Pemadam Kebakaran datang terlambat. Warga mempertanyakan: mengapa satuan pemadam tidak bergerak cepat disaat nyawa dan harta benda warga setempat sedang dipertaruhkan?

“Kurangnya fasilitas dan kelayakan dari pemadam kebakaran Kota Padangsidimpuan sangat terasa dampaknya. Ini tidak humanis dan sangat memilukan!” ucap salah satu warga yang menyaksikan peristiwa tersebut. Muncul pula dugaan yang mengemuka di tengah masyarakat: apakah ada unsur sabotase yang membuat pergerakan pemadam menjadi lambat?

Keterlambatan kedatangan serta dugaan minimnya kesiapan dan peralatan yang tidak layak pakai menyorot tajam lemahnya pelayanan pemerintah kota. Saat rakyat membutuhkan pertolongan paling mendesak, justru dibiarkan berjuang sendiri di tengah kepulan asap dan api yang terus meluas.

Warga berharap Allah SWT memberikan hidayah kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Padangsidimpuan agar segera memperbaiki kinerja dan melengkapi sarana prasarana keselamatan rakyat. Rakyat tidak boleh terus diabaikan. Apakah baru saat ada korban jiwa, pemerintah baru mau bergerak?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas Pemadam Kebakaran maupun Pemerintah Kota Padangsidimpuan terkait penyebab keterlambatan dan kondisi fasilitas yang diduga memprihatinkan tersebut.

(005)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *