Pontianak-Mitrapolisi.id> Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kamis (26/2/2026).
Massa mendesak evaluasi total terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai bermasalah dalam pelaksanaannya.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyoroti kinerja Badan Gizi Nasional yang dianggap gagal menjamin keamanan serta kualitas makanan bagi para siswa penerima manfaat program MBG.
Para orator secara bergantian menyampaikan kritik keras. Mereka menyinggung rentetan dugaan kasus keracunan makanan di sejumlah sekolah yang disebut belum mendapat evaluasi serius dari pemerintah.
“Di tengah banyaknya siswa keracunan, Badan Gizi Nasional justru diberi penghargaan. Ini kegagalan yang ditutup-tutupi. Harus dievaluasi total!” teriak salah satu orator aksi.
Tak hanya itu, massa juga membentangkan spanduk bertuliskan
“Evaluasi Total MBG dan Polri #PrabowoAntekAntekAsing” di barisan terdepan.
Kritik diarahkan langsung kepada pemerintah pusat, termasuk terhadap arah kebijakan nasional yang dinilai tidak transparan.
Salah satu koordinator lapangan menyebut program MBG berpotensi sarat kepentingan politik elektoral. Ia mengingatkan agar program yang menyasar siswa itu tidak dijadikan alat kepentingan elite menjelang kontestasi politik mendatang.
“Kami khawatir MBG bukan murni untuk siswa, tapi untuk elite politik. Jangan sampai jadi alat melanggengkan kekuasaan 2029,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD Kalbar maupun Badan Gizi Nasional terkait tuntutan mahasiswa tersebut.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
(02.Wardi)
