Bengkayang- pembangunan jalan rehabilitasi/rekonstruksi jalan padat karya melalui Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang, nilai kontrak 600.1.9.3/51576131/SP/DBH/2024 tanggal kontrak 16 Juli 2024 Paguna Dana Rp.16.865.143.000,00 (Enam Belas Milyar Delapan Ratus Enam Puluh Lima Juta Seratus Empat Puluh Tiga Ribu Rupiah).(07/07/2025)
Berlokasi Kecamatan Sanggau Ledo dan Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat,sumber dana DBH (Dana Bagi Hasil Sawit) 2023. Penyedia jasa PT.Lonada Sinar Hikmah,Konsultan Pengawas PT.Danu Pratama Konsultan.
Di mana hasil kualitas pekerjaan itu menuai sorotan publik,
Pasalnya, kualitas pekerjaan terlihat tidak memungkinkan bertahan lama,diduga tidak mengikuti aturan spesifikasi yang telah di tentukan ,dimana dari hasil pantauan investigasi perkerjaan jalan aspal tersebut baru hitungan bulan sudah terlihat mengalami retak/pecah di beberapa titik,patut di pertanyakan, diduga pihak pelaksana telah mengurangi ketebalan dan volume sehingga tidak dapat bertahan lama.
Dengan adanya hal seperti ini, dengan anggaran yang cukup besar mesti menjadi perhatian serius, setelah ditemukan dugaan adanya mark-up dan indikasi korupsi yang melibatkan oknum pejabat Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang dan pihak pelaksana/Kontraktor telah terjadi pesengkongkolan/kongkalikong demi memuluskan pekerjaan proyek tersebut.
Berdasarkan hasil pantauan Tim awak media di lapangan hasil investigasi peningkatan jalan poros Kabupaten diduga .1 minor tidak dirabat dibagian bahu jalan dan, 2 terindikasi dari anggaran belasan milyar hanya panjang 3.95 dengan diameter lebar longsegmen 3 meter lebih dan ketebalan dari aspal hanya 2cm diduga kegiatan tersebut mark up anggaran dan mark down dari material fisik
dugaan kuat tidak memenuhi standar konstruksi.
Fakta ini diperkuat dokumentasi dilapangan, dengan melihat kondisi fisik.
Hal ini memunculkan indikasi diduga adanya permainan dari oknum pejabat terkait pelaksanaan pembangunan jalan , Ketebalan jalan yang diduga tidak memenuhi syarat serta menambah daftar ketidakberesan pengerjaan tersebut.
Hingga berita ini terbit awak media bersama team belum bisa konfirmasi ke pihak dinas PUPR Kabupaten Bengkayang
(Tim)
